Showing posts with label oasejiwa. Show all posts
Showing posts with label oasejiwa. Show all posts

Monday, 20 May 2013

Zuhud dan Husnuzhan...

Keluarga kami di rantau ini alhamdulillah diamanahi mobil charade 93 oleh Allah SWT. Tanpa AC, di johor yang panas ini. Dan kondisi mesin yang sudah cukup tua. Alhamdulillah, insyaAllah kami senantiasa bersyukur karena dengan mobil sederhana ini kami bisa kemana-mana, ke pasar, ke asrama tki ut ngisi taklim, ngisi liqo, dan tahsin.. alhamdulillah mobil tua ini benyak membantu amal kami..
Subhanallah, tiap kami keluar rumah dengan mobil ini, pulangnya kami pasti kecapean. Exhausted bahasa kerennya mah ya? Karena udara panas ini membuat cairan dalam tubuh kami tersedot sangat banyak. Kecepatan mobil juga sangat sederhana. Sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di suatu tempat. Belum lagi kondisi mesin yang sudah tua, jadi kalau mengisi di tempat yang jauh teh suka ambruk...Alhamdulillah gak mogok di jalan juga hehehe..
Sehingga kalau sudah ngisi di satu tempat, kami kesulitan kalau harus mengisi di tempat lain. Selain badan kami yang cape, mobilnya juga gak kuat hehehe

Suami pernah diajak naik mobil yang lebih kerren, berAC, dan tahan banting. Terasa bedanya! ^__^. Sampai tempat acara lebih fressh, lebih cepat sampai ...

Lalu Kami juga membayangkan aktifitas yang padat dari para qiyadah itu. Dalam satu hari harus menghadiri berbagai macam acara. Mobil yang lebih baik tentu akan lebih nyaman. Sehingga para qiyadah itu bisa lebih fressh, dan istirahat di mobil. Pengalaman shock breaker mobil saya yang ajib, jadi sering kali turun dari mobil pegel pegel hehehe.

Meski begitu, insyaAllah para qiyadah itu juga tidak keberatan jika kendaraannya ternyata kendaraan sederhana. tapi kalau ada yang lebih baik, dan lebih nyaman, kenapa tidak? :)

Dari situ kami belajar. Berdakwah kapan pun, dimana pun, dengan fasilitas apapun. Bahkan dengan mobil tua pun, kami siap insyaAllah. Tapi ketika kita dilebihkan rizki, dan mampu membeli yang lebih baik ut fasilitas dakwah, kenapa tidak? perniagaan kita dengan Allah SWT. Maka Allah SWT akan mengganti dengan yang lebiiiiiih baikkkk....
Bukankah Rasulullah juga mempunyai kuda perang terbaik di zamannya...?
Dan mengenai markaz dakwah, kami pun di negri rantau, mengusahakan menyewa markaz yang baik. Mungkin bisa di rumah kader, atau tenda. tapi alhamdulillah dengan adanya markaz yang khusus, pemanfaatannya lebih banyak...:)
Eh kalau mau beli juga  da memang gak bisa di Johor mah.

Zuhud tidak sama dengan miskin... :). Mengedepankan khusnuzhan, dimana pun, kapan pun.

Allahu'alam bi showab ..:)

Wednesday, 29 December 2010

semangat itu .. di dada.. di jiwa

hihihihi, bentar ketawa dulu yaa...
inget percakapan beberapa hari ini sama aifi, nadia, lili di MP tentang sodara bernama belakang sama .. yup Bambang Pamungkas...
bodor rasanya, selama ini gak pernah merasakan ada yang menyamai namanya... ya ada juga siy Sri Bintang Pamungkas, tapi kan bapak satu ini sudah jarang dipanggil..jadi yaaa gak terlalu ngaruh gt ..
betewe bukan itu yang mau diceritakan ...
akhirnya, membaca blog om BP ini dari link yang dikasi (lagi-lagi)  sama Aifi
*thanks ya Fii...
sebelumnya aifi bilang blognya asyik Teh, bahasanya okeh dkk..
trus karena merasa namanya sama, jadi ngaku - ngaku punya kualitas blog yang sama juga..
weleeeeeeeeehh...

Yup.. aifi benar..
bahasa yang enak dibaca...
istimewanya lagi, ketika membacanya, diri ini seperti merasakan untaian kata yang dituliskan BP  (bukan karena nama belakang yang sama yaa .. )

saya bukan pemain bola, gak (terlalu) suka bola malah.
menurut saya untaian kata yang dituliskan bukan hanya untuk pertandingan bola saja, bukan hanya tentang perjuangan memasukan gol saja.
tapi untaian kata dalam memaknai setiap perjuangan hidup...
tak ada yang pasti dalam hidup, sama seperti hasil dalam pertandingan bola, badminton atau apapun..
kemenagan dan kekalahan adalaha hasil akhir yang sulit ditebak...
perjuangan menuju ke akhir itulah yang akan memberikan sebuah perbedaan..

pun ketika dalam blog tersebut menceritakan kepuasan seorang pemain ketika bertanding, baik itu kalah maupun menang merupakan kepuasan yang tak bisa sempurna diceritakan dalam kata..
dalam setiap perjuangan yang diusahakan, peluh, keringat, tenaga, fikiran semuanya total dipersembahkan.
ketika sebuah kemenangan mampu dipersembahkan dengan usaha yang maksimal, maka kemenangan itu menjadi kemenangan yang luar biasa..
begitu juga ketika akhirnya kekalahan menjadi keputusan akhir dari sebuah perjuangan yang optimal, maka sesungguhnya Alloh swt tidak pernah tidur dan lalai..
kekalahan itu tetap berujung kemenangan, insyaAlloh

semangat itu ada di dada..
pejuang itu tak akan berhenti ketika tertinggal jauh dari lawan..
pasukan Thalut pun tetap melangkah ke medan juang meski dengan pasukan yang sedikit...

kemenangan, kekalahan adalah goresan keputusan yang telah ditetapkanNya..
namun usaha maksimal kita, kejujuran untuk mendapatkannya, serta bait do'a yang teruntai dari lisan kita, akan tetap kekal menanti balasan di jannahNya...

saatnya menjadikan semangat yang membara itu untuk berbuat lebih baik lagi..
insyaAlloh ..

ayoo indonesiakuuu.....semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaatttt

*jadi inget POPPIM melaka.. dan saat maju kedepan menyelesaikan soal StrukAl dari Bu Ira..

husnuzhan

memelihara husnuzhan itu (bagi saya) bukan perkara yang mudah...
sering sekali terbersit suatu syak prasangka yang tidak baik...

apalagi ketika Alloh memberikan suatu ujian, sedikit keluar dari zona nyaman..
maka kita (saya maksudnya) akan mencari kesekeliling kambing hitam yang bisa saya salahkan..
kemudian rusuh, bersungut-sungut, memaki, dan menyalahkan kambing hitam yang tak memilih untuk berkulit hitam..
salahnya kambing hitam apa coba? kenapa dipersalahkan...?

sulit untuk akhirnya menyadari bahwa ujian itu adalah ladang amal dan pahala untuk berbuat lebih baik lagi..
lama untuk menyadari bahwa seharusnya solusi yang dicari, bukan siapa yang harus dipersalahkan atas apa yang terjadi...

fastabiqul khairat.. fastabiqul khairat...
setiap jiwa telah ditentukan rizkinya, bertambahnya rizki yang lain tak akan mengurangi rizki kita ...

kullu ma qoddarullahu khoyr.....

Monday, 27 December 2010

-optimis-

setiap orang itu punya pandangan yang berbeda, prinsip yang berbeda dan skala prioritas yang berbeda...
dipengaruhi didikan keluarga, lingkungan, tingkat pendidikan, pekerjaan serta yang lainnya ...
belajar untuk tidak menyalahkan atas pilihan yang diambil orang lain..
hanya sebuah patokan yang berusaha dipegang, yaitu untuk menggapai sebuah visi jangka panjang dalam hidup, yaitu mencapai jannahNya..  berharap jannah yang tertinggi tentunya

atas semua impian, kontribusi dan pencarian jati diri
harapanku ingin senantiasa berkumpul dengan keluargaku
meskipun sulit, meskipun perih di pandangan manusia..
namun kebahagiaan itu tidak bisa terukur dengan materi, bukan?
insyaAlloh akan senantiasa ada jalan keluar yang Alloh swt berikan untuk setiap ujian hidup,
setiap tetesan peluh, setiap rintihan keluh padaNya, setiap do'a yang terpanjat insyaAlloh menjadi pundi pundi amal dan tumpukan pahala di hadapanNya ..
belajar untuk bersabar, berfikir kreatif, serta optimis dalam menjalani hidup..
karena Alloh memberikan potensi yang luar biasa pada setiap diri yang senantiasa berusaha...
bukan begitu ...?

"Bukankah buah dari iman yang kuat dan konsisten itu adalah rasa berani, ketenangan hati serta optimisme?"

InsyaAlloh... InnaAllaha Ma Ana...