Thursday, 23 December 2010

Alhamdulillah.. satu tahap terlewati



Alhamdulillah segala puji bagi Alloh swt...
Sudah berhasil submit thesis di hari terakhir..
Memang daaah sks buangeeet...

Harus bersiap menghadapi VIVA, lalu correction ...trus convo d!
InsyaAlloh.. aamiin...

Hatur nuhun, terima kasih atas semua do'a yang mengalir..
Ucapan penyemangat... pengertian.. dan semua dukungan dari teman-teman...

*hahahaha kayak yang nerima OSCAR yaa...

tapi sungguh.. terimakasiih atas semuanya ..
Setiap Aamiin yang saudariku ucapkan, insyaAlloh dicatat sebagai suatu do'a..
Dan menjadi penyemangat untuk setiap langkahku...
Apalagi dengan do'a panjang yang terucap..
Subhanallah.. hanya Alloh yang mampu membalasnya..

Jazakumullah khairan katsira..

*Wafaaaaaaaaaaaaaaa.. Ummi kangeeennn
siap-siap .... siap siap ...

Wednesday, 22 December 2010

Lembur (lagi)

Hari ini Ummi lembur lagi shalihah..
Meninggalkanmu dari pagi hingga malam menjelang,
Kadang Wafa sudah terlelap dalam mimpi ketika Ummi pulang.
Dan ketika tersadar dari mimpi di tengah malam, shalihah mungilnya Ummi akan memeluk Ummi erat, menciumi Ummi beberapa kali, tersenyum dan kemudian kembali terlelap tidur..
Ah obat penat yang luar biasa indahnya..
Seakan dirimu ingin menuangkan kerinduan yang dalam dan juga menunjukan sebuah pengertian akan kesibukan Ummi akhir akhir ini ...

Petang ini pun, ketika Ummi meneleponmu untuk meminta ijin pulang lebih lambat..
Shalihah mungil Ummi pun memberikan anggukan yang tak terlihat..
Subhanallah sayangku, kau begitu sabar...
Semoga Alloh mengganti waktu - waktu kita yang hilang dengan limpahan kebarokahan

Jazakillah khairan katsira putri mungilku...

Oia lupa...ada si utun dalam perut Ummi...
Ummi belum minta ijin dan berterimakasih atas pengertianmu sayang...
Tubuh mungilmu yang berada dalam rahim Ummi, terpaksa harus ikut berjuang, bergadang..
Melawan kepenatan,.. kepanikan, dan juga bersama Ummi ikut berpikir keras...
Hatur nuhun atas tendangan tendangan halusmu yang membuat Ummi makin semangat untuk segera menyelesaikan amanah ini...
Terimakasih atas pengertianmu untuk senantiasa tegar dan mensupport tubuh Ummi, sehingga mampu bekerja hingga malam menjelang ...

buah hatiku tercinta...
jazakumullah khairan katsira...
with Luv...

-selamat hari ibu untuk semua ibu di dunia, semoga semua pengorbananmu, cintamu, peluhmu, tangismu berbalas jannahNya-
aamiin


Friday, 17 December 2010

banyak .. banyaak... banyaaaaaaaaaak..

dag dig dug jantung berdetak...
menghitung hari.. mengefektifkan waktu ...
menghitung benang kusut yang numpuk...
mencari solusi atas setiap hal yang mengganggu fikiran...
*oooh.. otaku dipakai untuk memikirkan sesuatu yang luar biasa.. hidup namanya.. , jadi inget Mamah dan Apa ..

inginnya mengeluh banyak banyak,
tapi..
pertama.. mengeluh tidak baik ..
kedua ... masih banyak yang diberi ujian yang lebih besar...
ketiga .. seperti ungkapan Ummi-nya Cha..
saya.. kita punya Alloh Yang maha Besar.., maka seberat apapun masalah kita, mudah bagi Alloh untuk menyelesaikannya..
berdoalah banyak banyak.. memintalah banyak banyak..
pada Rabb Penggenggam Jiwa ..
bersyukurlah... bukankah Dia telah berjanji akan menambahkan nikmatNya bagi hambaNya yang bersyukur....


semangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaatt...
mohon do'anya

-rela-

Wednesday, 15 December 2010

menulis, sebuah obat hati

ya, ketika hati ini galau.. maka menulis menjadi obat untuk menenangkan.
ketika banyak masalah, maka kutuliskan, kuuraikan hingga kumelihat sisi terang ...
ketika suntuk, maka akupun menulis..
begitupun kini, saat saat genting dan urgen, dengan begitu banyak masalah yang harus difikirkan, maka kumenulis...

bukan untuk menyiakan waktu, tapi untuk 'beristirahat' agar bisa melompat lebih tinggi lagi ...



Saturday, 4 December 2010

memiliki hati

memiliki hati tidak senantiasa harus selalu bersama,
melantunkan dalam do'a
menyemangati dalam tulisan,
memberikan perhatian meskipun lewat dunia maya

masa lalu menjadi pengikat yang teramat manis,
apatah lagi ketika setiap pertemuan mampu menjadi sebuah tarbiyah,
meskipun gelak tawa, 'perdebatan' argumen kadang menghiasai perjumpaan
seringkali sedih pun tak terucap dalam kata, namun empati dan rasa menyayangi telah mengobati luka,

beribu memori telah terukir,
dengan amal menyertai setiap langkahnya, insyaAlloh ...

rindu yang tertahan entah kapan berbalas perjumpaan,
setiap jiwa kini ada yang 'memiliki'
mengikuti jalur, arah yang telah digariskan...

namun, insyaAlloh dengan berfastabiqul khairat..
saling mengingatkan seperti dulu,
beramal dengan sebaik - baiknya,
semoga Alloh berkenan mempertemukan kita dalam keadaan yang jauh lebih baik dari sebelumnya ...
aamiin

i miss u soo much Teh Upi

Thursday, 2 December 2010

dia

kau tahu
dia selalu memberikanmu ruang yang bebas dan besar untuk mengexpresikan diri

kau tahu
dia senantiasa memberikanmu sebuah kepercayaan yang begitu besar
dia juga selalu meng-encourage mu untuk maju lebih jauh lagi
dan itu membuatmu merasa berarti ..

egaliter, satu kata yang pertama kali kau dengar tenatng dia dari sahabatmu
tak faham waktu itu,
kini...
oo mungkin inilah yang dimaksud oleh sahabatnya...

kau tahu,
insyaAlloh kau akan nyaman melangkah bersamanya di sisimu

Wednesday, 1 December 2010

wanita di belakang panggung

seperti itulah cita-citaku dulu, hiruk pikuk di belakang panggung
dan kedepan saat pertunjukan telah usai, tepuk tangan bergemuruh ataupun tidak ...
meskipun kelihatan narsis, sebenarnya itu sebuah kamuflase akan rasa tidak percaya diri yang begitu besar ...

begitupun dalam kehidupan keluarga,
menjadi wanita di belakang panggung, mengantar suami dan buah hati menuju sukses dunia akhirat..
meskipun sering terselip keinginan untuk menjadi seorang tokoh, seseorang yang diperhitungan dan tampak berdaya guna bagi sekitarnya,
namun keinginan itu hanya sesaat, sering tenggelam ketika menyadari besarnya rasa tidak percaya diri dalam hati dan juga mengukur kemampuan yang tak seberapa...

menjadi wanita di belakang panggung, namun tetap berkontribusi, tentu bisa kan?
bukankah sebuah bangunan itu memerlukan pasir agar kokoh dan tegak berdiri..
tidak semuanya menjadi jendela, gagang pintu, daun pintu dan semua yang tampak indah oleh mata...
pasir itu tetap bagian penting dalam bangunan kokoh itu...


-Mas... Adek ingin menemanimu, mengantarkanmu dan buah hati kita menjadi seseorang ...-